Depresi
Beberapa malam terakhir bulan terlihat lebih indah dari biasanya
Tak kala beberapa bintang bersanding mesra disebelahnya
Sinarnya yang menyelimuti jagat raya
Menghipnotis beberapa penduduk pinggiran kota
Tapi bagiku sedikit ada yang berbeda
Seharusnya ada beberapa lolongan anjing yang berirama
Seharusnya ada kabut malam yang mencekam
Seharusnya lampu-lampu jalan mati seketika
Menyelimuti beberapa orang yang sendirian
Mencekam mereka yang bercumbu dengan malam
Mengobrak abrikan fikirannya dengan menawan
Lalu diam terlentang terpaku menatap bulan
Bualan demi bualan yang tercuap tak terdengar
Seperti membaca mantra sihir agar malam tak sirna
Sesekali cobalah telanjang dimalam hari
Rasanya penuh kebebasan
Ah itu hanya bualan omong kosong
Seperti bak sampah yang isinya sampah
Lebih baik tertidur kembali
Di bawah sinar rembulan yang dingin
Lalu bermimpi, membual tentang kalian semua.
1 comment for "Depresi"