Transformasi Digital UMKM Ciputat melalui QRIS Self-Service Dorong Ekosistem Pembayaran Non-Tunai
Ciputat, Tangerang Selatan – Upaya memperkuat transformasi digital di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pamulang. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Transformasi Digital UMKM Kelurahan Ciputat melalui Optimalisasi Self-Service QRIS dalam Mendukung Ekosistem Pembayaran Non-Tunai.”
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan RT 03/RW 011 Kelurahan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya pelaku UMKM, dalam memanfaatkan teknologi pembayaran digital berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Program tersebut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap perkembangan ekonomi digital yang saat ini semakin berkembang pesat di Indonesia.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa perubahan perilaku konsumen yang mengutamakan kecepatan, keamanan, dan kepraktisan dalam bertransaksi menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku usaha kecil. Namun, masih banyak masyarakat yang bergantung pada transaksi tunai sehingga menimbulkan berbagai kendala, mulai dari antrean panjang, kesulitan uang kembalian, hingga risiko kehilangan uang tunai.
Melalui program ini, tim PKM memberikan edukasi mengenai konsep transformasi digital serta manfaat penggunaan QRIS dalam kegiatan usaha sehari-hari. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan teknis secara langsung, seperti cara membuat akun e-wallet, membuat kode QRIS, hingga melakukan simulasi transaksi pembayaran non-tunai menggunakan sistem self-service.
Sebanyak kurang lebih 20 peserta dari lingkungan masyarakat RT 03/RW 011 Ciputat mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi untuk memastikan seluruh peserta memahami materi yang diberikan dan mampu mengimplementasikannya secara mandiri.
Dalam sesi praktik langsung, peserta diajak mencoba transaksi menggunakan QRIS pada simulasi jual beli sederhana. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bagaimana sistem pembayaran digital mampu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus membantu pencatatan keuangan usaha secara otomatis dan lebih transparan.
Selain meningkatkan efisiensi layanan, penggunaan QRIS juga dinilai dapat membuka peluang baru bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar melalui integrasi dengan platform digital dan marketplace. Dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif.
Pihak lingkungan RT 03/RW 011 Ciputat turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Mereka berharap kerja sama dengan Universitas Pamulang dapat terus terjalin melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan teknologi lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Universitas Pamulang berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi era digital serta mampu memanfaatkan teknologi pembayaran non-tunai secara optimal. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang inklusif, modern, dan berkelanjutan di wilayah Ciputat.




Posting Komentar untuk "Transformasi Digital UMKM Ciputat melalui QRIS Self-Service Dorong Ekosistem Pembayaran Non-Tunai"
Posting Komentar